Kerja Tak Dibayar, Serikat Pegawai Federal Gugat Pemerintah AS

Nathania Riris Michico
Sebagian kegiatan Pemerintah AS masih mengalami penutupan memasuki hari ke-12. (Foto: AP).

Dalam pernyataan tertulis Senin kemarin, Presiden AFGE J. David Cox menyebut keharusan bagi sebagian pegawai federal untuk bekerja tanpa dibayar adalah hal yang tidak manusiawi.

“Pahlawan-pahlawan Amerika, anggota-anggota AFGE, dan keluarga mereka berhak mendapat pemberitahuan kapan gaji mereka berikutnya akan dibayar dan bahwa mereka akan dibayar atas pekerjaan yang telah dilakukan,” demikian petikan pernyataan itu.

Ditambahkan pula, banyak di antara pegawai yang terdampak ini adalah para veteran atau penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih belum memberi tanggapan atas gugatan hukum tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
19 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
19 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
20 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
2 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal