Kerusuhan dan Penjarahan Landa Papua Nugini, 15 Orang Tewas

Anton Suhartono
Kerusuhan dan penjarahan di Papua Nugini menewaskan sediktinya 15 orang (Foto: ABC)

Tayangan stasiun televisi menunjukkan ribuan orang turun ke jalan di Port Moresby, banyak dari mereka membawa barang-barang yang tampaknya hasil jarahan di toko-toko. Selain itu asap hitam membubung di mana-mana akibat kebakaran bangunan tempat usaha.

Kedutaan Besar China di Port Moresby menyatakan beberapa warganya terluka karena dan toko-toko milik mereka menjadi sasaran penyerangan dan penjarahan.

Kedubes Amerika Serikat (AS) di Port Moresby juga menyatakan kondisi ibu kota belum sepenuhnya pulih. Kerusuhan masih terjadi setiap waktu.

“Ketenangan yang relatif dapat berubah sewaktu-waktu,” bunyi pernyataan.

Polisi Papua Nugini berjuang melawan lonjakan kasus kejahatan dengan kekerasan selama setahun terakhir. Kondisi itu disikapi Marape dengan meningkatkan keamanan yang tujuannya untuk meyakinkan invstor asing agar menanamkan modal di sektor tambang emas dan tembaga.

Namun di tengah upaya itu, polisi merasa dikecewakan setelah mendapati gaji mereka dipangkas.

Pemerintah lalu membagikan pesan di media sosial yang menyangkal ada penerapan pajak baru kepada polisi. Marape berjanji untuk memperbaiki kesalahan administratif yang menyebabkan gaji polisi berkurang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
6 hari lalu

Geger Kebakaran Subuh di Cideng: Satu Lansia Tewas, Lima Warga Luka Bakar Parah

Megapolitan
7 hari lalu

Terungkap, Lansia Tewas Kebakaran di Cideng Jakpus karena Terjebak di Kamar Mandi

Megapolitan
7 hari lalu

Pilu! 1 Lansia 80 Tahun Tewas akibat Kebakaran di Cideng Jakpus, 5 Orang Luka Bakar

Megapolitan
7 hari lalu

Kebakaran di Sekitar Rel Padam, KRL Tanah Abang-Duri Kembali Beroperasi Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal