Kerusuhan di Kazakhstan, Mantan Kepala Intelijen Ditangkap karena Diduga Makar

Umaya Khusniah
Mantan kepala intelijen Kazakhstan ditangkap karena dicurigai melakukan makar. (Reuters)

Presiden Putin juga dikatakan mendukung proposal dari Presiden Tokayev yang menyerukan pengadaan konferensi daring yang diikuti para pemimpin dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO). Di bawah payung Rusia dan empat bekas republik Soviet lainnya telah mengirim pasukan ke Kazakhstan untuk membantu memulihkan keamanan.

Kazakhstan yang merupakan bekas republik Soviet tengah digoyang kerusuhan terburuk dalam 30 tahun. Puluhan orang tewas, ribuan ditahan dan gedung-gedung publik di seluruh Kazakhstan telah dibakar dalam seminggu terakhir. 

Presiden Tokayev telah memerintahkan pasukannya untuk menembak mati perusuh untuk mengakhiri apa yang disebutnya serangan oleh bandit dan teroris.

Dia mengatakan pada hari Jumat, negara telah mengatasi persiapan para penghasut untuk melancarkan serangan ke kota terbesar, Almaty dan di seluruh negeri. Penangkapan Massimov menunjukkan negara tengah melawan mereka yang dianggap bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut.

Demonstrasi di seluruh negeri terjadi sebagai tanggapan terhadap kenaikan harga bahan bakar tetapi memburuk menjadi gerakan luas melawan pemerintah Tokayev yang didukung Rusia dan Nazarbayev (81), yang keluarganya diyakini secara luas mempertahankan pengaruh di Kota Nur-Sultan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Kronologi Kerusuhan di Jayapura usai Persipura Kalah dari Adhyaksa FC, Suporter Bakar Mobil

Nasional
19 hari lalu

Polda Metro Buru Dalang Rencana Kerusuhan May Day, Aliran Dana Terungkap

Megapolitan
19 hari lalu

101 Orang Diduga Mau Rusuh saat May Day Tak Ditahan, Dipersilakan Pulang

Nasional
25 hari lalu

Retno Marsudi Bertemu Presiden Tokayev, Perkuat Kerja Sama RI-Kazakhstan terkait Air dan Iklim

Internasional
29 hari lalu

Nah, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Punya Banyak Amunisi untuk Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal