Ketegangan Meningkat, Pakistan Janji Balas Serangan Udara India

Nathania Riris Michico
Sejumlah demonstran di Peshawar, Pakistan, membakar bendera India setelah tersiar kabar militer India melancarkan serangan di wilayah Pakistan. (Foto: AFP/GETTY IMAGES)

"India memilih klaim sepihak, sembrono, dan fiktif," kata Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi, merujuk pada serangan di Balakot.

Pertemuan Komite Keamanan Nasional Pakistan, yang dihadiri Perdana Menteri Imran Khan, berakhir dengan ultimatum bahwa Pakistan akan merespons pada waktu dan tempat yang ditentukan.

Khawatir akan eskalasi ketegangan, Uni Eropa mendesak kedua negara bisa menahan diri. Desakan serupa dilontarkan China.

Dua pekan lalu, sekitar 50 orang tewas setelah serangan bom bunuh diri menyasar iring-iringan tentara India di Pulwama yang terletak di daerah Kashmir bagian India.

Jumlah korban dalam insiden itu tercatat sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap pasukan India di Kashmir dalam puluhan tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
2 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
2 hari lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal