Ketika Norwegia, Finlandia, Denmark dan Islandia Merengek 'Minta Bayi'

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bayi. (Foto: Pedro Armestre/AFP)

OSLO, iNews.id - Sangat sedikit jumlah bayi yang dilahirkan di Norwegia dan negara-negara Nordik lain seperti Denmark, Finlandia, Islandia, dan Swedia. Hal ini pun memicu krisis kelahiran bayi di negara tersebut.

"Norwegia membutuhkan lebih banyak anak! Saya pikir saya tidak perlu memberi tahu siapa pun bagaimana hal ini dilakukan," kata Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg, seperti dilaporkan AFP.

Negara-negara Nordik sudah lama menjadi benteng tingkat kesuburan yang kuat di Benua Tua yang semakin cepat menua.

Namun, kini mereka mengalami penurunan yang mengancam model kesejahteraan, yang didanai oleh para pembayar pajak.

"Dalam beberapa dekade mendatang, kita akan menghadapi masalah dengan model ini," kata Solberg, memperingatkan Norwegia dalam pidatonya di Tahun Baru.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Internasional
10 hari lalu

Trump Ingin Rebut Greenland, Uni Eropa Tegaskan Dukung Denmark

Internasional
11 hari lalu

Nah, Utusan Khusus Trump Sebut AS Tak Berniat Caplok Greenland dari Denmark

Internasional
11 hari lalu

Trump Tepis Ingin Rebut Greenland karena Sumber Daya Alam: Amerika Sudah Punya Banyak!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal