Ketika Presiden Macron Kirim Surat ke Erdogan Dimulai Kalimat 'Dear Tayyip'

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan dan Emmanuel Macron saling berkirim surat untuk memperbaiki hubungan yang retak (Foto: AFP)

Kedua negara berselisih pada tahun lalu terkait sejumlah isu internasional, seperti konflik di Suriah, Libya, perang Azerbaijan dan Armenia, sengketa wilayah Laut Mediterania dengan Yunani, serta kartun Nabi Muhammad SAW.

Uni Eropa sedang menyusun daftar orang-orang Turki yang akan diberi sanksi terkait keputusan negara itu mengebor gas alam di perairan Mediterania.

Ketegangan diplomatik kedua negara juga disertai perseteruan pribadi antara Macron dengan 

Erdogan menuduh Macron Islamafobia dan menyarankan agar dia memeriksakan kejiwaan serta mendesak warga Prancis menyingkirkan Macron secepat mungkin.

Sementara Macron menyebut Turki pantas mendapat sesuatu yang lain, selain mengikuti kebijakan Erdogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

2 hari lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

3 hari lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

6 hari lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal