Ketika Presiden Macron Kirim Surat ke Erdogan Dimulai Kalimat 'Dear Tayyip'

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan dan Emmanuel Macron saling berkirim surat untuk memperbaiki hubungan yang retak (Foto: AFP)

Kedua negara berselisih pada tahun lalu terkait sejumlah isu internasional, seperti konflik di Suriah, Libya, perang Azerbaijan dan Armenia, sengketa wilayah Laut Mediterania dengan Yunani, serta kartun Nabi Muhammad SAW.

Uni Eropa sedang menyusun daftar orang-orang Turki yang akan diberi sanksi terkait keputusan negara itu mengebor gas alam di perairan Mediterania.

Ketegangan diplomatik kedua negara juga disertai perseteruan pribadi antara Macron dengan 

Erdogan menuduh Macron Islamafobia dan menyarankan agar dia memeriksakan kejiwaan serta mendesak warga Prancis menyingkirkan Macron secepat mungkin.

Sementara Macron menyebut Turki pantas mendapat sesuatu yang lain, selain mengikuti kebijakan Erdogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas

57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal