Ketika Putra Mahkota Saudi MBS Tebar Pesona di Kawasan Asia

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mengawasi perubahan dinamis di Arab Saudi. (Foto: Fayez Nureldine/AFP)

Oleh media Barat, MBS dikritik habis-habisan, tidak hanya terkait kasus pembunuhan Khashoggi, tapi juga terkait pemenjaraan demonstran damai, termasuk perempuan, dan melancarkan perang di Yaman.

Dihadapkan pada situasi ini, apa yang MBS lakukan?

Seperti dijabarkan BBC, Jumat (1/3/2019), dia beralih ke arah timur, persis seperti yang dilakukan para pemimpin negara-negara Teluk pada 2011 setelah dihujani kritik dari Eropa mengenai praktik sewenang-wenang di negara mereka.

Di negara-negara Asia, kedatangan MBS disambut karpet merah.

Di Pakistan, negara bersenjata nuklir yang sedang kesulitan keuangan, MBS dihormati dengan tembakan salvo 21 kali, kawalan pesawat jet tempur, dan hadiah senjata api berlapis emas.

Kemudian di India, MBS diterima dengan hangat oleh Perdana Menteri Narendra Modi. Mereka lalu mendiskusikan rencana Saudi dalam berinvestasi besar-besaran, terutama pada sektor energi.

Lau di China, sang putra mahkota berbincang bersama Presiden Xi Jinping kemudian meneken kesepakatan penyulingan minyak senilai 10 miliar dolar AS atau Rp139,9 triliun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Timur Tengah Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Nyaris Tembus 100 Dolar AS per Barel

6 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

6 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

7 hari lalu

Eks Menag Yaqut Tegur Saksi Beri Keterangan Berdasarkan Asumsi: Ini soal Nasib Saya Loh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal