Ketika Putra Mahkota Saudi MBS Tebar Pesona di Kawasan Asia

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mengawasi perubahan dinamis di Arab Saudi. (Foto: Fayez Nureldine/AFP)

Hubungan Inggris dan Prancis lebih sejuk, tapi kedua negara tidak ada yang menerapkan sanksi signifikan terhadap Saudi.

Jerman, di sisi lain, menanggapi kasus pembunuhan Khashoggi dengan membekukan ekspor senjata ke Saudi. Namun, aksi ini justru mengancam hubungan Inggris-Saudi lantaran beberapa onderdil pesawat tempur Typhoon pesanan Saudi diproduksi di Jerman.

Pesan Saudi ke negara-negara Barat tampaknya ada dua.

Dengan beralih ke negara-negara besar nan penting di Asia, Saudi seperti ingin mengatakan: "Kami punya teman-teman lain di sekeliling dunia dan mereka gembira berbisnis dengan kami."

Kemudian dengan menunjuk duta besar perempuan ke Washington, Saudi tampak ingin menyampaikan pesan, "Kami tahu kami punya kekurangan yang harus diperbaiki, jadi kami dengan senang hati ingin mendengar apa yang Anda katakan."

Yang perlu dicermati para pengritik Saudi, apakah semua langkah yang baru dilakukan MBS berpengaruh terhadap semua pembangkang politik yang ditekan di Saudi—suatu hal yang membuat negara-negara Barat malu dalam berbisnis dengan negara kerajaan tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara termasuk Indonesia

Nasional
3 hari lalu

Eks Menag Yaqut Beberkan Pertimbangan Bagi Rata Kuota Haji Tambahan

Nasional
8 hari lalu

RI Siap Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji

Internasional
9 hari lalu

Heboh Murid SD Bawa Perhiasan Emas ke Sekolah, Bagikan ke Teman-Teman Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal