Ketika Wajah Orang Meninggal Dibuat Ulang Pakai Printer 3 Dimensi

Anton Suhartono
Rekonstruksi wajah orang meninggal di Guangzhou Funeral Service Centre (Foto: Zaobao)

Wakil Direktur Guangzhou Funeral Service Centre, Li Zhijian, mengatakan, pihaknya menangani sekitar 35.000 jenazah per tahun, dan 30 di antaranya harus menjalani rekonstruksi wajah.

"Meskipun jumlahnya tidak banyak, setiap rekonstruksi merupakan hiburan bagi anggota keluarga, dan itu juga cara terbaik untuk menunjukkan rasa hormat kepada mendiang," ujar Li.

Meski demikian, pada akhirnya jenazah yang wajahnya direkonstruksi juga akan musnah karena hukum di China mengharuskan orang meninggal dikremasi, tidak dikubur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

4 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

4 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

5 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal