Ketua DPR AS: Shut Down Pemerintah Tahun Ini Termahal Sepanjang Sejarah

Anton Suhartono
Mike Johnson menyebut krisis anggaran kali ini sebagai yang paling mahal dalam sejarah AS (Foto: AP)

Menurut dia, kebuntuan anggaran ini menyebabkan hampir seluruh lembaga pemerintah federal tak memiliki dana operasional, memicu dampak luas terhadap pelayanan publik. Selain itu banyak pegawai negeri sipil federal yang dirumahkan, bahkan PHK.

“Penting untuk dicatat, ini pertama kalinya dalam sejarah ada partai yang menutup pemerintah hanya karena menolak resolusi berkelanjutan yang bersih dan nonpartisan,” ujarnya.

“Ini aksi politik paling mahal, paling egois, dan paling berbahaya dalam sejarah Kongres Amerika Serikat,” katanya, menegaskan.

Partai Demokrat membantah tudingan tersebut dan menilai rancangan anggaran Partai Republik tidak sepenuhnya netral, terutama karena menolak pemulihan subsidi kesehatan bagi jutaan warga Amerika. 

Menurut kubu Demokrat, tanpa dukungan subsidi, banyak warga akan menghadapi lonjakan biaya asuransi yang memberatkan.

Krisis anggaran ini kini telah memasuki pekan ketiga tanpa tanda-tanda kemajuan. Berlanjutnya shut down berarti ribuan pegawai pemerintah tetap tidak digaji, banyak layanan publik terhenti, dan ekonomi AS mulai merasakan dampaknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal