Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Anton Suhartono
Iran dan Amerika Serikat sedang merintis negosiasi nuklir terbaru di tengah meningkatnya ketegangan (Foto: AP)

Sebelumnya, Axios melaporkan Witkoff dijadwalkan bertemu Araghchi pada Jumat mendatang untuk membahas peluang kesepakatan nuklir baru.

Sementara itu Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan Menlu Abbas Araghchi segera mewujudkan negosiasi nuklir dengan AS. Namun negosiasi harus didasarkan pada keadilan dan kesetaraan, bukan ancaman. Selain itu negosiasi harus didasarkan pada prinsip-prinsip martabat, kehati-hatian, dan kemanfaatan.

Menurut Pezeshkian, arahan tersebut dikeluarkan karena ada permintaan dari negara-negara di kawasan yang mendesak Iran untuk merespons proposal Trump agar segera menerima permintaan negosiasi.

Namun dia menekankan, setiap negosiasi membutuhkan lingkungan yang bebas dari ancaman serta tuntutan tidak masuk akal. 

"(Negosiasi harus berlangsung) Dalam kerangka kepentingan nasional kita,” tulisnya, di media sosial X.

Laporan tersebut mengungkap, pembicaraan bisa segera dimulai kembali di level menlu. Araghchi akan diutus untuk bertemu utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik, beberapa negara regional, termasuk Turki, dilaporkan berupaya meredakan ketegangan antara Iran dan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran

5 jam lalu

Trump: Iran Serius Ingin Negosiasi Lagi, Tunda Serangan Besar-besaran

6 jam lalu

Ini Alasan Iran Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

6 jam lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal