Khamenei: Trump Membesar-besarkan Serangan AS ke Fasilitas Nuklir Iran

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei menuding Donald Trump membesar-besarkan dampak serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump membesar-besarkan dampak serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran. 

Dalam pidato publik pertama sejak berakhirnya perang Iran-Israel, Khamenei menyebut retorika Trump hanyalah bentuk pencitraan politik.

"Presiden Amerika membesar-besarkan kejadian dengan cara yang tidak biasa, dan ternyata dia butuh hal lain untuk dibesar-besarkan," kata Khamenei, dalam siaran langsung di televisi pemerintah, dikutip Jumat (27/6/2025).

Bantahan atas Klaim Keberhasilan Serangan AS

Pernyataan Khamenei menanggapi klaim Washington bahwa serangan militer pada 22 Juni lalu berhasil melumpuhkan sebagian program nuklir Iran. Pentagon menyebut fasilitas nuklir bawah tanah Iran mengalami kerusakan signifikan akibat bom penghancur bunker yang dijatuhkan dari pesawat pengebom strategis B-2.

Namun Khamenei membantah keras narasi tersebut. Ia menegaskan program nuklir Iran tetap akan dilanjutkan serta tidak mengalami kemunduran strategis. 

Khamenei juga menyebut serangan AS hanya tamparan kecil yang tak mengubah posisi Iran di bidang nuklir maupun geopolitik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
10 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Internasional
13 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
13 jam lalu

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Belum Juga Muncul ke Publik, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal