Khawatir Serangan Pembalasan Rusia, AS Tutup Kedubes di Ukraina

Anton Suhartono
Amerika Serikat menutup kedutaan besarnya di Kiev, Ukraina, Rabu (20/11) setelah mendapat peringatan potensi serangan udara Rusia (Foto: AP)

Kemhan Rusia menyatakan, lima rudal ATACMS dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara satu lainnya menghantam fasilitas militer memicu kebakaran.

Serangan tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah Rusia mengumumkan revisi doktrin nuklir. 

Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut penggunaan rudal balistik ATACMS ke Bryansk sebagai sinyal bahwa negara Barat ingin meningkatkan eskalasi konflik Ukraina.

Meski demikian Lavrov tidak bisa mengonfirmasi informasi bahwa AS mengizinkan Ukraina untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia. Informasi tersebut sejauh ini hanya tersiar di media massa dengan mengutip pernyataan sumber pejabat. 

Namun dia menegaskan Rusia akan merespons sesuai dengan keputusan AS jika mengizinkan Ukraina menyerang ke wilayahnya.

Dia berharap negara Barat mempelajari dengan teliti perubahan doktrin nuklir Rusia sehingga bisa membuat keputusan yang tepat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

4 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

6 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

10 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal