Khawatir Serangan Pembalasan Rusia, AS Tutup Kedubes di Ukraina

Anton Suhartono
Amerika Serikat menutup kedutaan besarnya di Kiev, Ukraina, Rabu (20/11) setelah mendapat peringatan potensi serangan udara Rusia (Foto: AP)

Media Ukraina melaporkan ledakan terdengar di wilayah Kiev, Brovary, Zhytomyr, Poltava, dan Kharkiv.

Pengumuman AS tersebut muncul sehari setelah Ukraina melancarkan serangan ke wilayah Rusia menggunakan rudal jarak jauh ATACMS untuk pertama kalinya. Presiden AS Joe Biden dilaporkan sudah memberi lampu hijau kepada Ukraina untuk menggunakan senjatanya itu menyerang wilayah Rusia lebih dalam.

Media AS menyebutkan, izin tersebut merupakan respons atas pengerahan pasukan Korea Utara (Korut) oleh Rusia untuk berperang di Ukraina.

Ukraina untuk pertama kali menggunakan rudal jarak jauh bantuan AS ATACMS untuk menyerang wilayah Rusia. Serangan berlangsung pada Selasa (19/11/2024) atau sehari setelah Presiden Joe Biden memberi lampu hijau penggunaan senjata tersebut.

Ukraina menembakkan rudal ATACMS ke wilayah Bryansk, mengincar fasilitas militer yang lokasinya tak jauh dari perbatasan kedua negara. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal