Media Ukraina melaporkan ledakan terdengar di wilayah Kiev, Brovary, Zhytomyr, Poltava, dan Kharkiv.
Pengumuman AS tersebut muncul sehari setelah Ukraina melancarkan serangan ke wilayah Rusia menggunakan rudal jarak jauh ATACMS untuk pertama kalinya. Presiden AS Joe Biden dilaporkan sudah memberi lampu hijau kepada Ukraina untuk menggunakan senjatanya itu menyerang wilayah Rusia lebih dalam.
Media AS menyebutkan, izin tersebut merupakan respons atas pengerahan pasukan Korea Utara (Korut) oleh Rusia untuk berperang di Ukraina.
Ukraina untuk pertama kali menggunakan rudal jarak jauh bantuan AS ATACMS untuk menyerang wilayah Rusia. Serangan berlangsung pada Selasa (19/11/2024) atau sehari setelah Presiden Joe Biden memberi lampu hijau penggunaan senjata tersebut.
Ukraina menembakkan rudal ATACMS ke wilayah Bryansk, mengincar fasilitas militer yang lokasinya tak jauh dari perbatasan kedua negara.