Para pejabat militer Korut mulanya berharap bisa menyelesaikan uji coba pada 1 April, bertepatan dengan hari lahir pendiri negara Kim Il Sung.
Mereka telah melapor kepada Kim bahwa pada 14 April telah melakukan pengujian akhir stabilisasi data taktis pada drone dan berhasil.
Kim gembira mendengar informasi itu lalu mengirim pesan ucapan terima kasih kepada tim pembuat drone.
"Satu lagi landasan untuk mempromosikan kemajuan dan kekuatan Tentara Rakyat Korea," ujarnya.
Sementara itu produksi drone telah dimulai pada 15 April dan akan dioperasikan mulai November 2021.
Sebelumnya Korut disebut membuat ratusan drone yang mampu membawa senjata biologi dan kimia.
Seorang pembelot yang menggunakan nama alias Jin Myeong Han mengatakan, drone-drone itu bisa menyerang Seoul dalam waktu 1 jam.