Kini 9 Orang Meninggal di Amerika, Trump Optimistis Pakar AS Bisa Hadapi Virus Korona

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (FOTO: SAUL LOEB / AFP)

"Dalam koordinasi dengan Kesehatan Masyarakat, kami menduga beberapa staf mungkin terpapar saat bekerja di unit perawatan intensif di mana pasien telah dirawat," kata Gregg, seperti dilaporkan AFP, Rabu (4/3/2020).

Para pejabat kesehatan di seluruh dunia berjuang mencegah penyebaran virus, yang pertama kali merebak di China akhir tahun lalu dan sejauh ini menewaskan lebih dari 3.100 orang di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump mengunjungi National Institutes of Health di luar ibu kota AS untuk mengetahui update upaya mengembangkan vaksin.

Dia mengatakan, untuk saat ini, pemerintah belum akan melakukan pembatasan perjalanan domestik; dan menyebut negara bagian Washington sebagai "titik panas".

"Pakar AS sudah menanggulanginya," kata Trump.

Presiden dari Partai Republik itu juga mengatakan, dia tidak akan melarang pertemuan dalam jumlah besar untuk saat ini, termasuk kejuaraan basket perguruan tinggi tahunan "March Madness" yang akan datang.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

4 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

5 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

5 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal