Kisah Aktivis Pro-Palestina Mahmoud Khalil Terancam Dideportasi AS karena Anti-Israel

Anton Suhartono
Mahmoud Khalil, aktivis pro-Palestina terancam dideportasi dari AS (Foto: AP)

Tim pengacara tak diizinkan untuk berkomunikasi dengan Khalil. Hanya gugatan ke pengadilan federal Manhattan pada Rabu yang akhirnya membuahkan perintah hakim bahwa tim pengcara akhirnya diizinkan berbicara dengan Khalil.

Mereka membeberkan perlakuan yang diterim Khalil oleh otoritas federal sejak penangkapannya pdaa Sabtu. 

Khalil mengenang saat dia meninggalkan Suriah tak lama setelah teman-temannya dihilangkan secara paksa selama masa penahanan sewenang-wenang pada 2013.

"Selama proses ini, Khalil merasa seperti sedang diculik," bunyi pernyataan para pengacara, seperti dikutip dari Assocoited Press.

Presiden Donald Trump mengumumkan penangkapan Khalil. Dia bersumpah akan mendeportasi mahasiswa yang menurutnya terlibat dalam aktivitas pro-teroris, anti-Semit, dan anti-Amerika.

Dalam dokumen pengadilan, pengacara dari Departemen Kehakiman mengatakan, Khalil ditahan berdasarkan undang-undang yang membolehlkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio untuk mendeportasinya jika memiliki alasan yang masuk akal.

Trump dan Rubio menghadapi gugatan perdata dalam upaya untuk membebaskan Khalil. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!

6 jam lalu

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

18 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

20 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal