Kisah 'Desa Hantu' di Inggris yang Hanya Buka 50 Hari Selama Setahun

Nathania Riris Michico
Desa Imber ditinggalkan pada 1943 dan sejak itu ditutup bagi warga sipil. (FOTO: BBC)

Sejak itu, Kementerian Pertahanan memberikan akses publik hingga 50 hari setiap tahun, termasuk lima hari pada Agustus.

"Kemarin kami sibuk sekali dengan bus, kami kedatangan sekitar 5.000 pengunjung," kata Neil Skelton, penjaga Gereja St. Giles, satu-satunya bangunan asli yang masih utuh di desa kosong itu.

"Mereka mendatangkan paling banyak bus tahun ini, sekitar 28 bus. Kami sempat hampir kewalahan."

Ketua Network Rail, Sir Peter Hendy, yang menjalankan layanan bus, mengatakan Desa Imber adalah tempat paling terpencil untuk menjalankan layanan bus.

Bus-bus mengangkut para pengunjung ke Desa Imber setiap tahun. (FOTO: BBC)

"Tempatnya lebih sering tutup daripada buka, tidak ada yang tinggal di sana, jadi itu adalah tempat yang sempurna untuk menjalankan layanan bus seperempat jam sehari dalam setahun," katanya, seperti dikutip BBC.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Internasional
9 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Nasional
9 hari lalu

Imigrasi Tangkap WN Inggris Buronan Interpol di Bali, Bos Organisasi Kriminal

Internasional
1 bulan lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal