Kisah Dokter Palestina yang Daftar sebagai Relawan Medis Korban Virus Korona di Wuhan

Anton Suhartono
Seorang dokter di Wuhan berbicara dengan pasien penderita virus korona melalui video (Foto: AFP)

WUHAN, iNews.id - Wabah virus korona baru di China memicu sentimen bernada rasis di berbagai negara. Belum lagi penolakan masuk bagi pendatang dari China.

Namun di balik kisah miris dan perlakuan diskriminatif terhadap warga China, ada cerita heroik yang ditunjukkan warga asing di negara itu. Sebut saja ratusan warga Timur Tengah yang mendaftar sebagai relawan untuk membantu para penderita virus korona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Sebagian besar dari mereka merupakan dokter dan tenaga medis serta para ahli di bidang lain. Pria asal Palestina Ali Wari merupakan salah satu dari mereka.

"Saya seorang dokter. Saya bisa berbicara bahasa Arab, Mandarin, dan Inggris. Saya bisa membantu merawat pasien, memberikan informasi, dan melakukan apa saja," kata pria yang berkerja di perusahaan Hubei Topgane Technology, itu dikutip dari Xinhuanet, Senin (10/2/2020).

Selama beberapa pekan terakhir, Ali membagikan informasi mengenai virus korona, termasuk langkah-langkah yang sudah dilakukan otoritas Wuhan, melalui grup apilikasi layanan pesan singkat WeChat yang dibuatnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata

Internasional
6 jam lalu

Israel Akan Batasi Umat Islam Beribadah di Masjid Al Aqsa Selama Ramadan

Nasional
16 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
20 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal