Kisah John Jones, Penjelajah Gua yang Tewas Terjebak di Celah 45 Cm Selama 28 Jam 

Anton Suhartono
Seorang petugas SAR merayap di celah sempit berusaha menyelamatkan John Jones yang terjebak di Gua Nutty Putty (Foto: Kantor Sheriff Utah County)

Sementara itu upaya mengevakuasi jasad Jones dari gua juga sempat ditunda karena sulitnya medan dan posisi. Kantor Sheriff Utah County mencoba mencari cara terbaik untuk melanjutkan proses evakuasi.

Tim SAR menggunakan alat bor untuk mengevakuasi jasad dari gua. 

Sheriff Utah County Spencer Cannon mengatakan proses evakuasi jasad bisa lebih sulit daripada penyelamatan karena kondisi sudah berbeda.

Gua Nutty Putty dikelola oleh Institutional Trust Land Administration Utah. Setiap grup atau individu harus mengajukan izin untuk bisa menjelajahi gua tersebut. Saat itu pengelola membatasi maksimal enam grup yang boleh menjelajah setiap hari.

Seorang manajer Institutional Trust Land Administration Michael Leavitt mengatakan, grup Jones sudah mengantongi izin untuk menelusuri Gua Nutty Putty. Kelompoknya juga penjelajah gua berpengalaman.

"Mereka belum pernah ke Nutty Putty sebelumnya, tapi sudah menelusuri banyak gua lebih sulit lainnya di Logan yang membutuhkan keterampilan mendaki vertikal. Mereka memenuhi syarat, John memenuhi syarat. Saya yakin dia masuk ke lorong itu berharap akan membuka jalan ke ruangan yang lebih besar," kata Leavitt.

Jones meninggalkan seorang istri dan anak perempuan berusia 8 bulan. Dia juga mahasiswa kedokteran tahun kedua di Universitas Virginia. Bahkan, Jones dan istrinya sebenarnya sedang menanti kelahiran anak kedua.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
4 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
8 jam lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Internasional
15 jam lalu

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal