Kisah Kanibal Tentara Jepang pada Perang Dunia 2, George HW Bush Nyaris Jadi Korban

Ajeng Wirachmi
Kisah kanibal tentara Jepang di Perang Dunia 2 bukan rahasia lagi (Foto: Associated Press)

Para prajurit yang memakan daging tentara AS tidak kelaparan, namun menjalankan perintah seorang jenderal, Yoshio Tachibana, sebagai bentuk balas dendam karena kehilangan prajuritnya di tangan sekutu.

Satu-satunya orang yang berhasil lolos dari insiden kejam itu adalah George HW Bush yang kemudian meniadi presiden AS ke-41 yang juga ayah dari George W Bush, presiden AS ke-43. Kala itu Bush masih bertugas sebagai pilot dan membawa pesawat Avenger milik Angkatan Laut AS. 

Dia memilih meninggalkan pesawat terlebih dulu sehingga lolos dari penangkapan. Pria berpangkat letnan itu kemudian diselamatkan oleh kapal selam AS setelah beberapa jam terombang ambing di laut. Saat ditemukan, Bush dalam keadaan memprihatinkan dengan tubuh berdarah. 

Laporan Kejahatan Perang Australia

Beberapa laporan dan kesaksian tertulis dikumpulkan untuk merekam kejahatan perang ini, termasuk oleh Seksi Kejahatan Perang Australia yang mendapatkannya dari pengadilan Tokyo. Kasus yang diselidiki jaksa William Webb menunjukkan, personel Jepang melakukan tindakan kanibalisme terhadap tawanan perang tentara sekutu di banyak bagian Asia dan Pasifik. 

Dalam banyak kasus, praktik kanibalisme terjadi akibat gencarnya serangan sekutu terhadap jalur pasokan Jepang. Ini menyebabkan tersendatnya pasokan logistik bagi tentara di Pasifik sehingga menyebabkan banyak personel yang sakit akibat kelaparan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

2 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

2 hari lalu

Cerita Trump Diminta Menkeu AS Tunda Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal