Kisah Kelompok Bersenjata Tak Berani Culik Kapten Kapal WNI di Perairan Malaysia

Anton Suhartono
WNI kapten kapal pencari ikan tak diculik oleh kelompok bersenjata asal Filipina (Ilustrasi, Foto: AFP)

Para pelaku diketahui berbicara dengan logat Suluk dan Melayu. Mereka memutuskan tidak membawa Lautu karena tak berani, pasalnya Salip akan marah jika mereka membawa kembali mantan sandera ke Jolo.

Setelah membebaskan Lautu, para pelaku mencegat kapal kedua. Empat orang bersenjata di antaranya lalu membawa tiga WNI.

Pejabat kepolisian Sabah Omar Mammah mengatakan, para pelaku hanya mengambil barang berharga di kapal Lautu, tapi tak membawa kru. Sedangkan di kapal kedua, mereka menculik tiga WNI yang diketahui bernama Samiun Maniu (27), Maharuydin Lunani (48), dan Muhammas Farhan (27).

"Kami belum menerima permintaan tebusan atau berkomunikasi dari kelompok bersenjata itu," kata Omar.

Kedua kapal penangkap ikan yang dicegat saat itu berada di perairan 5,5 kilometer dari perbatasan internasional dengan Filipina.

Polisi masih memastikan mengapa kelompok itu hanya menculik tiga orang Indonesia dan tidak nelayan lainnya.

"Kami percaya mereka adalah bagian dari kelompok penculikan untuk tebusan," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 30 Jenazah Ditemukan Terjebak Mengenaskan

3 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 5 Orang Tewas 87 Hilang

4 hari lalu

Tragis! Helikopter Medis Jatuh di Malaysia, 5 Orang Tewas termasuk Perawat dan Pasien

7 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal