Kisah Menlu Kanada Minta Izin Mendaratkan Pesawat via SMS ke Menlu Peru Terkait Wabah Corona

Anton Suhartono
Francois Philippe Champagne (Foto: AFP)

OTTAWA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Kanada Francois Philippe Champagne mengisahkan bagaimana dia meminta izin kepada mitranya dari Peru agar membolehkan pesawat mendarat untuk menjemput warganya terkait wabah virus corona.

Menurut Champagne, dia hanya meminta izin melalui pesan singkat SMS kepada menlu Peru untuk penjemputan ratusan warganya yang terjebak akibat aturan pembatasan penerbangan.

Pandemi virus corona memaksa Kanada memulangkan sekitar 8.000 warganya yang berada di luar negeri, penjemputan terbesar dalam sejarah negara itu.

Menurut Kemlu Kanada, sekitar 8.000 warga di 30 negara lebih telah dijemput sejak WHO menyatakan status pandemi global sebulan lalu, menggunakan 40 penerbangan.

"Anda tahu, pada dasarnya, saya harus menegosiasikan slot pendaratan agar pesawat kami bisa mendarat di Peru. Jujur, saya melakukan itu melalui pesan singkat," kata Champagne, dikutip dari AFP, Sabtu (4/4/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
13 hari lalu

Direndahkan Trump, PM Kanada: Kami Bisa Hidup Bukan karena Amerika!

Internasional
13 hari lalu

Murka! Trump Ancam Tarif 100% untuk Kanada, Sebut Mark Carney Gubernur Bukan PM

Internasional
18 hari lalu

Trump Posting Gambar Tandai Greenland, Venezuela dan Kanada dengan Bendera AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal