Kisah Miris Imigran Kamerun, Dihajar Polisi Yunani lalu Dilempar ke Laut

Umaya Khusniah
I.O (tengah), imigran Kamerun yang diselamatkan petugas di Turki. (Foto: Anadolu)

Ketiganya dibawa ke jalur laut yang tidak mereka kenal. Saat berada di tengah perairan, polisi mematikan mesin kapal. Aliya dan Yusuf akhirnya dilempar ke laut.

"Mereka juga ingin melemparkan saya, tetapi saya melawan. Itu sebabnya mereka meninju kepala saya. Saya dilempar ke laut saat sudah tak ada kekuatan melawan mereka," katanya. 

Saat berada di laut, I.O sempat melihat tubuh Yusuf. Dia pun berusaha menyelamatkan Yusuf dengan membawanya berenang ke tepi. Sayang, begitu sampai di pantai, Yusuf telah tewas. 

I.O tak tahu dimana dia berada saat itu. Dia juga tidak tahu apakah harus berjalan ke dalam hutan atau berada di sepanjang tepi pantai. 

Akhirnya I.O masuk hutan dan tidur di sana. Keesokan harinya, I.O memutuskan untuk berjalan di tepi pantai dan melihat sebuah rumah di atas bukit. 

Ternyata, rumah itu merupakan kantor polisi tua. Dia lantas memeriksa untuk melihat apakah ada makanan atau air. Sayang, dia tak menemukannya. 

"Saya berjalan ke depan. Di sana, petugas Turki datang dan menyelamatkan saya," katanya.

Pada 18 September, mayat tak bernyawa milik seorang imigran gelap dari Kamerun ditemukan di distrik Kusadasi Aydin, di Turki barat. Pada 20 September, mayat migran gelap Kamerun lainnya ditemukan oleh personel Penjaga Pantai Turki. Identitas kedua jenazah telah dikonfirmasi oleh I.O sebagai kedua rekannya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Internasional
2 hari lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Internasional
2 hari lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
12 hari lalu

Erdogan: Perang AS-Israel vs Iran Harus Dihentikan Sebelum Seret Timteng ke Bara Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal