Kisah Mualaf Jepang Naik Haji: Masjidil Haram Lebih Indah dari yang Dibayangkan

Anton Suhartono
Almas Choji (tengah) muslimah asal Jepang sangat senang bisa menunaikan haji (Foto: Saudi Gazette)

Sebelum menjadi mualaf, dia belajar tentang Islam setelah bertemu seorang pria Muslim yang bekerja di perusahaan makanan. Pria itu mengajarinya secara rinci soal Islam dan makanan halal.

Muslimah Jepang lainnya Saema Honda mengungkapkan pengalaman serupa. Dia melihat fitur-fitur indah di pegunungan Jepang kemudian membandingkannya dengan kondisi Mina.

Menurut dia, orang tidak bisa disebut pergi haji hanya dengan melakukan manasik. Ada hal menarik lainnya dari haji, yakni bertemu dengan Muslim dari penjuru dunia. 
Pengalaman melaksanakan haji, kata dia, berarti juga kesempatan untuk bertemu dan mengenal banyak orang dari seluruh dunia.

“Bisa Anda bayangkan, orang-orang tak bisa melihat wajah saya karena masker, tapi saya bisa berkumpul dalam grup yang akrab dan ini adalah perasaan yang sangat bahagia,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Ivan Gunawan Puji Ibadah Ruben Onsu Usai Mualaf: Dia Jauh Lebih Baik dari Kita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal