Kisah Pembelotan Pilot Jet Tempur Israel, Ajak Teman-temannya Tolak Serang Gaza

Anton Suhartono
Seorang mantan pilot jet tempur Israel sebut negaranya organisasi teroris (Foto: Reuters)

Dia bahkan tidak sekadar keluar dari militer, namun mengajak pilot AU Israel lain untuk ikut serta dalam kejahatan ini. Sejak keluar dari militer, Shapira meluncurkan kampanye yang mendorong tentara lain untuk tidak mematuhi perintah menyerang warga Palestina. Kampanyenya berbuah hasil, sejak 2003 ada 27 pilot Israel yang diberhentikan dari Angkatan Udara.

Lebih lanjut dia menyinggung soal pendidikan di Israel, sejak dini anak-anak ditanamkan nilai-nilai Zionisme yang sangat kental.

"Sebagai seorang anak yang tinggal di Israel, Anda dibesarkan dalam pendidikan militeristik Zionis sangat kuat. Anda hampir tidak tahu apa-apa tentang Palestina, Anda tidak tahu tentang Nakba 1948, Anda tidak tahu tentang penindasan yang sedang berlangsung," ujarnya.

Perang 11 hari Israel dan pejuang Gaza telah menewaskan sedikitnya 279 warga Gaza, termasuk 66 anak-anak. Ribuan rumah hancur menyebabkan lebih dari 52.000 warga Gaza kehilangan tempat tinggal.

Konflik terbaru ini dipicu serangan pasukan Israel ke Masjid Al Aqsa pada akhir Ramadan serta rencana pemerinahan Zionis menggusur permukiman warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

2 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

2 jam lalu

Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah

4 jam lalu

Prabowo: Politik Luar Negeri RI Non-Blok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal