Kisah Pilu Pasangan yang Terpaksa Tinggal di Ruang Bawah Tanah akibat Invasi Rusia

Umaya Khusniah
Sepasang suami istri Viktor (68) dan Ludmila Syabro (61) terpaksa tinggal di ruang bawah tanah dua bulan setelah Rusia memulai invasinya ke Ukraina. (Foto: Reuters)

Tinggal di ruang bawah bukan berati mereka juga hidup enak. Setelah tak lagi tinggal di atas, keduanya hidup tanpa air dan gas. 

Pasangan itu berharap bisa memasang tungku untuk pembakaran kayu. Mereka berharap bisa mendapat sedikit kehangatan di musim dingin kali ini.

Sementara itu, suara artileri msaih saja terdengar di Siversk. Padahal sebagian dari wilayah ini telah rata dengan tanah.

Hanya beberapa orang dari lebih dari 10.000 penduduk yang masih tinggal di wilayah ini. Pasukan Rusia telah berulang kali mencoba merebut kembali kota yang berjarak 10 km dari garis depan ini. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

11 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal