Kisah Presiden Rusia Vladimir Putin Jadi Sopir Taksi untuk Cari Tambahan Uang

Anton Suhartono
Vladimir Putin (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - PresidenVladimir Putin mengaku pernah menjadi sopir taksi di saat kondisi perekonomian Rusia sedang parah. Saat itu pada 1991, Uni Soviet baru runtuh, sehingga memaksanya mencari pekerjaan tambahan sebagai sopir taksi.

“Kadang-kadang saya harus bekerja sambilan dan mengendarai taksi. Tidak menyenangkan membahas ini, tapi sayangnya ini terjadi," kata Putin, dalam wawancara dengan media lokal, seperti dilaporkan kembali The Sun.

Dia menyebut runtuhnya Uni Soviet sebagai sejarah bagi negara baru bernama Rusia.

“Itu merupakan disintegrasi sejarah Rusia dengan nama Uni Soviet. Kami berubah menjadi negara yang sama sekali berbeda," tuturnya.

Menurut dia, perubahan ini sekaligus menghilangkan atau mengikis sistem yang telah sangat lama dibangun, termasuk komunisme.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

1 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal