Kisah Ratusan Penumpang Kereta Disandera di Pakistan, Pura-Pura Mati 2 Hari agar Tak Ditembak

Anton Suhartono
Drama penyanderaan ratusan penumpang kereta api di Pakistan berakhir setelah 2 hari (Foto: BLA via AP)

Sementara itu rekaman video memperlihatkan para penumpang yang dibebaskan mendapat pertolongan pertama di stasiun kereta api Quetta.

"Jika tentara tidak datang hari ini, para pelaku mengatakan akan mengeksekusi kami semua," kata seorang penumpang selamat, kepada stasiun televisi Geo News.

BLA menuntut pemerintah membebaskan tahanan politik etnis Baloch serta memulangkan para aktivis yang diculik militer. Mereka memberi waktu 48 jam kepada pemerintah untuk memenuhi tuntutan tersebut atau akan membunu para sandera.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengutuk serangan itu.

"Tindakan pengecut seperti ini tidak akan menggoyahkan tekad Pakistan untuk perdamaian," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta, Ini Daftar Tujuannya

Megapolitan
2 hari lalu

WNA Pakistan Ditangkap di Kemayoran usai Palsukan Paspor demi Terlihat Sering ke Luar Negeri

Internasional
5 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Nasional
6 hari lalu

Siap-Siap War! Flash Sale Tiket Kereta Murah Mudik Lebaran 2026 Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal