Kisah Ratusan Penumpang Kereta Disandera di Pakistan, Pura-Pura Mati 2 Hari agar Tak Ditembak

Anton Suhartono
Drama penyanderaan ratusan penumpang kereta api di Pakistan berakhir setelah 2 hari (Foto: BLA via AP)

Seorang masinis Jaffar Exspress mengatakan, para pelaku menembaki ke arah kereta secara brutal. Menyadari ada yang tak beres, para kru dan penumpang bergeletakan di lantai, seolah-olah telah meninggal.

Para pelaku juga mengincar pasukan keamanan Pakistan yang turut menjadi penumpang kereta.

"Para teroris memasuki kereta dengan memecahkan jendela, tapi mereka keliru mengira kami sudah mati lalu mundur," kata masinis tersebut, seperti dikutip dari Reuters.

Dia berpura-pura mati dengan berbaring di lantai kereta selama sekitar 27 jam sampai polisi dan tentara tiba. Bahkan ada penumpang lain yang pura-pura meninggal tak bergerak di lantai kereta agar tak menjadi sasaran tembak.

Sementara itu rekaman video memperlihatkan para penumpang yang dibebaskan mendapat pertolongan pertama di stasiun kereta api Quetta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas

6 hari lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

14 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

15 hari lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal