Kisah Ratusan Penumpang Kereta Disandera di Pakistan, Pura-Pura Mati 2 Hari agar Tak Ditembak

Anton Suhartono
Drama penyanderaan ratusan penumpang kereta api di Pakistan berakhir setelah 2 hari (Foto: BLA via AP)

QUETTA, iNews.id - Drama penyanderaan ratusan penumpang kereta api di Pakistan oleh kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) berakhir setelah 2 hari. Pasukan keamanan Pakistan terlibat baku tembak dengan pelaku, menyebabkan 33 separatis tewas.

Para pelaku meledakkan rel kereta api di Balochistan, kemudian menyandera kereta api Jaffar Express rute Quetta-Peshawar. Saat itu kereta dinaiki hampir 500 penumpang.

Gelombang terakhir penumpang yang diselamatkan dari penyanderaan, berjumlah puluhan orang, tiba di Quetta pada Kamis (13/3/2025). Lokasi penyanderaan berjarak sekitar 6 km dari stasiun terdekat di Quetta.

Operasi pembebasan tersebut juga menyebabkan 21 sandera dan enam pasukan keamanan tewas.

BLA, kelompok etnis bersenjata terbesar di wilayah tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas

4 hari lalu

Aneh! Mantan Napi Ini Sengaja Sandera Perempuan agar Bisa Kembali Masuk Penjara

13 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

13 hari lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal