Kisah Siswa Malaysia Diusir Pemilik Rumah di Perth Australia yang Takut Wabah Virus Korona

Nathania Riris Michico
Pesan ini yang dilihat Helen sekembalinya ke Perth dari Malaysia, tulisan menyebut "rumah ini ditutup karena virus korona". (FOTO: Supplied/doc. ABC News)

"Tidak ada transmisi komunitas dari virus ini di Australia. Tidak ada alasan bagi orang untuk mengenakan masker, tidak ada alasan bagi orang untuk menghindari siapapun," katanya.

Presiden Asosiasi Chung Wah, di negara bagian Western Australia, Ting Chen mengatakan kepada Radio ABC Perth bahwa dia menerima laporan tentang perilaku rasis dan informasi yang salah yang ditujukan kepada anggota komunitas Tionghoa setempat.

Dia mengatakan seorang penduduk di pinggiran utara Perth Joondalup menemukan kata "virus" ditulis dengan cat di jalan masuk rumahnya.

"Ini benar-benar tidak dapat diterima," katanya.

Dia mengatakan, jumlah pelanggan juga turun di restoran China setempat.

"Beberapa hari lalu saya pergi ke salah satu restoran China yang populer dan (restoran) itu setengah kosong. Orang-orang takut keluar rumah untuk makan malam," katanya.

"Namun, saya pikir (negara bagian) Australia Barat adalah tempat yang sangat aman."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Internasional
3 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Internasional
4 hari lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Internasional
8 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal