Kisah Suami yang Hadiahkan Ginjalnya untuk Istri

Anton Suhartono
N Arumagam (kiri) dan Saras Adiya (Foto: The Straits Times)

Satu pilihan yang paling mungkin adalah menerima ginjal dari orang lain. Tapi untuk mendapatkannya tak mudah karena harus cocok.

"Setelah mendengar berita itu, dia ingin menyelamatkannya dengan segala cara dan dia merupakan yang pertama di keluarga untuk menawarkan ginjalnya," kata sang putri, Umavathy.

Meskipun mereka diberi tahu risiko setelah transplantasi, pasangan tersebut tetap bertekad melewatinya bersama. Mereka juga diberi tahu jika tes gagal maka transplantasi harus dibatalkan.

Sejak pertengahan tahun lalu, Arumugam melakukan berbagai tes untuk menilai apakah ginjalnya cocok untuk disumbangkan.

Setelah 6 bulan menjalani tes intensif yang melelahkan, mereka mendapat lampu hijau untuk melanjutkan transplantasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Kasus Dugaan Gratifikasi WN Singapura, KPK bakal Sampaikan Hasil Telaah

Internasional
3 hari lalu

Singapura Umumkan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 

Internasional
3 hari lalu

Bocah WNI Tewas Ditabrak di Singapura: Pelaku Bebas, Ibu Korban Masih Dirawat Intensif

Internasional
3 hari lalu

Kereta Cepat Malaysia-Singapura Segera Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 5 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal