Kisah Suku Apatani, Sumbat Hidung karena Terlalu Cantik

Pratitis Nur Kanariyati
Kisah perempuan Suku Apatani menyumbat lubang hidung karena terlalu cantik (Foto: Ne Cab)

Lambat laun, setelah penculikan tak lagi terjadi, kebiasaan tersebut menjadi tradisi dan identitas para perempuan Suku Apatani. Sejak usia dini, anak-anak perempuan disumbat hidung dan ditato wajahnya dengan motif garis lurus dari ujung dahi ke hidung, serta garis di bawah bibir hingga ujung dagu.

Penyumbat hidung yang digunakan Suku Apatani disebut dengan Tippei. Meskipun ukurannya lebih besar dari hidung, Tippei mampu menyumbat lubang hidung dan membuat alat indera penciuman itu menjadi lebih besar. 

Tippei terbuat dari gumpalan tinta hitam yang dicampur lemak babi dan butiran arang halus. Orang yang memakainya masih bisa bernapas. Konon, pada setiap embusan napas dari hidung yang tersumbat, terdapat keyakinan dan kepercayaan bahwa apa yang dilakukan ini merupakan kebenaran dan identitas perempuan Suku Apatani. 

Merujuk Ed Times, praktik penggunaan sumbat hidung telah dilarang oleh Pemerintah India pada awal 1970-an. Itulah mengapa saat ini hanya perempuan Suku Apatani berusia di atas 45 tahun yang masih melakukannya. Namun, larangan tersebut masih dipertanyakan. Pasalnya, perempuan-perempuan Suku Apatani, khususnya orang tua, menganggap tradisi menyumbat hidung adalah identitas mereka. 

Apakah bagian dari tradisi budaya suatu masyarakat dapat dilarang begitu saja? Di sini lain, generasi muda menolak praktik semacam itu, karena akan menghalangi kesempatan mencari pekerjaan dan bersosialisasi yang lebih luas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara

57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal