Sahibuddin mengaku tak henti-hentinya mengucap rasa syukur kepada Allah SWT.
Sebanyak 53 orang tewas dalam kecelakaan itu, termasuk tiga warga sipil. Petugas kesulitan untuk mengidentifikasi para korban karena terbakar. Hingga Rabu, 16 jenazah yang teridentifikasi.
Presiden Rodrigo Dutere terbang ke Zamboanga pada Senin untuk melayat 49 tentara yang tewas. Dia menjanjikan bantuan kepada keluarga korban.
Duterte mengatakan kepada Panglima Angkatan Bersenjata Cirilito Sobejana kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi.
"Ini harus menjadi yang terakhir," kata Duterte, sebagaimana dituturkan kembali Sobejana.
Sobejana menambahkan, kotak hitam atau perekam data penerbangan C-130 telah ditemukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
"Kita akan bisa mendengar percakapan terakhir pilot dan kru di kokpit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," katanya.