Kisah Tim SAR Prancis Cari Korban Gempa di Palu yang Terkubur Lumpur

Anton Suhartono
Tim SAR Prancis mencari korban gempa di Palu (Foto: AFP)

Kondisi di Petobo memang berat. Pergerakan tanah yang labil akibat gempa membuat bangunan di atasnya ambruk ditelan bumi atau disebut dengan likuifaksi.

Badan SAR Nasional (Basarnas) menyebut sekitar 1.700 rumah tertelan bumi di Petobo.

Allibert memperkirakan dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mengangkat seluruh korban.

"Ini mungkin butuh 4 sampai 5 bulan untuk mengangkat semua lumpur dengan ekskavator. Masalahnya, ekskavator tidak bisa mengangkat banyak tanah karena ada mayat di bawahnya. Anda harus mengaisnya dengan hati-hati," ujarnya.

Kondisi tersebut dibenarkan warga Petobo, Irwan (37).

"Ada banyak mayat di sini. Saya berasal dari sini, jadi semua keluarga ada di sini. Banyak yang hilang," katanya, sambil menyebut adik perempuan, bibi, serta sepupunya, ikut terkubur.

"Di mana mereka? Bagaimana jika mereka masih hidup? Kami butuh bantuan untuk menemukan mereka," katanya, putus asa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 bulan lalu

Badan Geologi Ungkap Penyebab Gempa Palu M 4,8, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Nasional
1 tahun lalu

Penyintas Sigi Keluhkan Masih Tinggal di Huntara ke Cagub Sulteng Ahmad Ali

Destinasi
4 tahun lalu

Misteri Kapal yang Tersapu Tsunami di Palu pada 2018, Begini Kondisinya!

Nasional
6 tahun lalu

BNPB Petik Pelajaran terkait Penanganan Bantuan Gempa di Palu dan Donggala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal