Kisah Tim SAR Prancis Cari Korban Gempa di Palu yang Terkubur Lumpur

Anton Suhartono
Tim SAR Prancis mencari korban gempa di Palu (Foto: AFP)

PALU, iNews.id - Bantuan internasional untuk gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) tak hanya dalam bentuk barang kebutuhan darurat bagi korban serta uang, tapi juga relawan. Mereka berjibaku dengan puing dan lumpur untuk mengeluarkan jenazah yang masih tertimbun reruntuhan rumah dan terkubur di lumpur.

Ratusan orang berstatus hilang diyakini masih berada di reruntuhan maupun terkubur lumpur, seperti di Palu, kota yang paling parah terdampak bencana.

Salah satu tim SAR yang membantu mencari para korban berasal dari Prancis.

Arnaud Allibert dan empat rekannya dari Badan Pemadam Kebakaran dan Kemanusiaan Prancis termasuk tim internasional pertama yang terjun ke lokasi bencana gempa di Palu. Mereka fokus mencari para korban di Desa Petobo.

Mereka melakukan tugas berat, yakni mencari dan mengevakuasi jenazah di permukaan bangunan yang runtuh guna memberi jalan bagi alat berat masuk ke reruntuhan lebih dalam.

"Kami akan membersihkan semua reruntuhan dari atas dulu lalu mencari ruang dan melihat apakah ada mayat. Jika ada mayat di ruang itu, kami akan mengangkatnya. Tapi jika mayatnya tersangkut, kami harus menggali untuk mengeluarkannya. Ini pekerjaan yang lama, tapi mereka membantu dengan alat berat," katanya, dikutip dari Reuters, Minggu (7/10/2018).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 bulan lalu

Badan Geologi Ungkap Penyebab Gempa Palu M 4,8, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Nasional
1 tahun lalu

Penyintas Sigi Keluhkan Masih Tinggal di Huntara ke Cagub Sulteng Ahmad Ali

Destinasi
4 tahun lalu

Misteri Kapal yang Tersapu Tsunami di Palu pada 2018, Begini Kondisinya!

Nasional
6 tahun lalu

BNPB Petik Pelajaran terkait Penanganan Bantuan Gempa di Palu dan Donggala

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal