Kolombia Hentikan Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Israel gegara Serang Armada GSF

Anton Suhartono
Kolombia mengambil langkah diplomatik paling keras terhadap Israel setelah pasukan Zionis menyerbu armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) (Foto: AP)

BOGOTA, iNews.id - Kolombia mengambil langkah diplomatik paling keras terhadap Israel setelah pasukan Zionis menyerbu armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan internasional. Presiden Kolombia Gustavo Petro mengumumkan penghentian perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Israel sekaligus mengusir seluruh misi diplomatik negara itu dari Bogota.

Kemarahan Petro dipicu oleh laporan bahwa dua warga Kolombia ikut serta dalam misi GSF dan ditahan oleh pasukan Israel. Armada tersebut berangkat membawa bantuan makanan, obat-obatan, dan air bersih bagi rakyat Gaza yang tercekik blokade.

“Jika informasi ini benar, maka ada kejahatan internasional baru yang dilakukan oleh (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu. Dua warga Kolombia yang terlibat dalam bantuan kemanusiaan untuk Palestina ditahan di perairan internasional,” kata Petro, Kamis (2/10/2025).

Ajukan Tuntutan Hukum ke Israel

Petro juga memerintahkan Kementerian Luar Negeri Kolombia untuk segera menyiapkan tuntutan hukum, termasuk mengajukan perkara ke pengadilan Israel. Ia bahkan menyerukan dukungan dari komunitas hukum internasional.

“Saya mengajak para pengacara internasional bergabung dengan tim hukum kami demi kepentingan Kolombia,” ujarnya melalui media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

2 hari lalu

Israel Heboh! Netanyahu Ternyata Sudah Tahu Serangan Hamas, Politisi Desak Penyelidikan

2 hari lalu

Terungkap! Presiden UEA Sheikh MBZ Bisiki Netanyahu Sebelum Serangan Hamas 7 Oktober

2 hari lalu

Israel Akan Usir Jutaan Warga Gaza, AS: Tak Seorang pun Boleh Dipaksa Pergi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal