Mengejutkan! AI Diyakini Bisa Temukan Obat Kanker di Masa Depan
LONDON, iNews.id - CEO Arm Holdings, Rene Haas meyakini kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan mampu menemukan obat kanker yang tidak dapat ditemukan manusia. Dia juga memprediksi penggunaan robot humanoid akan meluas dalam lima tahun ke depan.
Haas yang merupakan petinggi Arm Holdings, perusahaan perancang cip berbasis di Cambridge, Inggris, mengatakan pemodelan mengenai bagaimana penanda DNA terdampak kanker saat ini masih menjadi persoalan yang sangat kompleks. Namun, dia meyakini perkembangan teknologi komputer dan AI pada masa mendatang akan mampu memecahkan persoalan tersebut.
"AI akan menemukan obat kanker yang tidak bisa ditemukan oleh Anda, saya, ataupun manusia lainnya semasa hidup kita. Saya yakin, dalam masa hidup kita, AI akan membantu menyembuhkan kanker," kata Haas dalam siniar Big Boss Interview BBC, dilansir Kamis (10/9/2026).
Haas menjelaskan, pembuatan model sel, tubuh manusia, hingga pemodelan bagaimana penanda DNA terdampak kanker merupakan persoalan yang terlalu rumit untuk ditangani manusia maupun komputer saat ini.
"Membuat model sel, membuat model tubuh manusia, memodelkan bagaimana penanda DNA terdampak oleh kanke, itu adalah masalah yang terlalu rumit, tidak hanya bagi manusia saat ini, tetapi juga bagi komputer yang menjalankan AI," ucap dia.