Komentar Hamas soal Proposal Gencatan Senjata Selama Ramadan 

Anton Suhartono
Hamas menegaskan belum ada kesepakatan apa pun yang dicapai dengan Israel (Foto: Reuters)

Sebelumnya seorang sumber yang mengetahui perkembangan negosiasi mengatakan, draf proposal yang dikirim ke Hamas adalah gencatan senjata selama 40 hari. Selama periode itu Hamas diminta membebaskan sekitar 40 sandera, termasuk perempuan, mereka yang berusia di bawah 19 tahun dan lebih dari 50 tahun, dan orang sakit. Sementara itu Israel akan membebaskan 400 tahanan Palestina.

Sebelumnya Biden mengatakan Israel menyetujui untuk menghentikan aktivitas militer di Gaza selama Ramadan. 

“Ramadan segera tiba, sudah ada kesepakatan dari pihak Israel bahwa mereka juga tidak akan melakukan aktivitas (militer) selama Ramadan, untuk memberi kita waktu membebaskan semua sandera,” kata Biden, dalam program stasiun televisi NBC, 'Late Night bersama Seth Meyers'.

Dia juga memperingatkan, Israel bisa kehilangan dukungan internasional terkait tingginya jumlah korban tewas di antara warga Palestina. 

Menurut Biden, Israel telah berkomitmen untuk memungkinkan warga Palestina mengungsi dari Rafah sebelum mengintensifkan serangan 
terhadap Hamas.

“Terlalu banyak orang tak berdosa yang terbunuh. Israel telah memperlambat serangan di Rafah,” kata Biden, seraya menambahkan 
gencatan senjata sementara akan mempercepat proses bagi warga Palestina untuk memiliki negara merdeka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Internasional
17 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
1 hari lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal