KHAN YOUNIS, iNews.id - Warga Palestina di Jalur Gaza maupun Tepi Barat tak peduli dengan hiruk-pikuk pesta demokrasi di Israel. Bagi mereka, siapa pun yang memenangkan pemilu Israel, sama saja.
Mereka tak memedulikan siapa yang akan menjadi perdana menteri Israel berikutnya, Benjamin Netanyahu atau pesaing terdekatnya yang berhaluan tengah, Gadi Eisenkot, karena meyakini tak akan ada perubahan nyata menuju perdamaian.
“Kami khawatir pemilu ini akan menghasilkan pemimpin yang lebih buruk,” kata Huda Al Houli, seorang pengungsi yang tinggal di Khan Yunis, Gaza, kepada AFP, dikutip Kamis (29/10/2026).
Hasil pemilu Israel, kata dia, hanya akan membawa kehancuran dan malapetaka lebih banyak di Palestina.
Di Ramallah, Tepi Barat, Ahmed Awad (67), juga skeptis akan hasil pemilu.
“Apa pun hasilnya, bahkan jika politisi berubah, saya rasa tidak akan ada perubahan radikal atau dramatis dalam kebijakan terhadap konflik Palestina-Israel,” katanya.