Komentari Pidato Raja Malaysia, Mahathir Tak Terima Disalahkan karena Mundur sebagai PM

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Mahathir Mohamad membela keputusannya mundur sebagai perdana menteriMalaysia pada 2020. Dia menolak dipersalahkan atas keputusan yang memicu semakin dalamnya krisis politik di Negeri Jiran tersebut.

Mahathir mundur sebagai PM menyusul konflik di internal koalisi Pakatan Harapan. Langkahnya itu juga memupus harapan Anwar Ibrahim menjadi PM. Sebelum pemilu Malaysia 2018 digelar, Mahathir berjanji akan menyerahkan jabatan PM kepada Anwar setelah 2 tahun jika koalisi Pakatan Harapan menang. 

"Saya seharusnya tidak disalahkan karena mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada 2020," kata Mahathir, dalam acara di Shah Alam pada Sabtu kemarin, seperti dikutip dari The Star.

Dia menjelaskan, keputusannya mundur karena partai yang dipimpinnya saat itu, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), sudah tak lagi mendukungnya.

“Saya mengundurkan diri karena partai menolak saya. Biasanya dalam demokrasi, ketika ditolak oleh partai, kami mengundurkan diri," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tragis! Helikopter Medis Jatuh di Malaysia, 5 Orang Tewas termasuk Perawat dan Pasien

5 hari lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Telepon Jokowi, Sampaikan Solidaritas Erupsi Anak Krakatau dan Karhutla

6 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

8 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal