Komentari Pidato Raja Malaysia, Mahathir Tak Terima Disalahkan karena Mundur sebagai PM

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: Reuters)

Saat itu dia meminta Bersatu untuk bersabar, menunggu keputusan apakah akan keluar dari koalisi atau tidak. Mahathir ingin menerapkan pendekatan wait and see terlebih dulu sebelum membuat keputusan. Namun langkahnya itu tak disukai politisi Bersatu.

"Sebaliknya, mereka menggebrak meja dan menyuruh saya meninggalkan Pakatan sekarang, dan sepertinya mereka menolak saya," tuturnya.

Saat itu terjadi konflik di koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Anwar Ibrahim. Dia yakin koalisi akan tumbang karena adanya perpecahan antara Bersatu dengan Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar.

Pernyataan tersebut dilontarkan Mahathir untuk menanggapi pidato Raja Malaysia Sultan Abdullah saat membuka sidang parlemen ke-15 pada 13 Februari lalu.

Saat itu Sultan Abdullah mengatakan, kekacauan politik tak akan terjadi di Malaysia jika perdana menteri ketujuh (Mahathir) tidak mengundurkan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
4 jam lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
4 jam lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
5 jam lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Internasional
4 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal