Koneksi Internet di Iran Belum Pulih, AS Jatuhkan Sanksi Lagi

Nathania Riris Michico
Warga Iran masih kehilangan koneksi internet akibat pemblokiran akses internet oleh pemerintah (foto: REUTERS).

TEHERAN, iNews.id - Iran memperpanjang pemutusan besar-besaran terhadap akses internet. Aksi penutupan akses internet ini sudah memasuki hari ketujuh, dan sengaja diberlakukan guna menekan oposisi.

Tindakan Iran itu memaksa Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada pejabat yang mengawasi penutupan internet tersebut.

Dilaporkan Associated Press, Sabtu (23/11/2019), dalam tanggapan hukuman pertama terhadap penutupan internet, pemerintah Trump pada Jumat menjatuhkan sanksi kepada Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi.

Dalam cuitan pada Jumat (22/11/2019) malam, kelompok pemantau internet yang berbasis di London, NetBlocks, menyatakan penutupan itu sudah berlangsung enam hari penuh.

Beberapa pejabat Iran berharap akses internet akan pulih bertahap dalam beberapa hari mendatang. Tetapi tidak ada pengumuman pemerintah tentang tanggal untuk mengakhiri penutupan itu, yang dimulai pada 16 November malam.

Saat ini pihak berwenang masih mencoba mencegah rakyat Iran berbagi gambar-gambar protes anti-pemerintah di seluruh negeri yang meletus hari sebelumnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

7 jam lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

9 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

11 jam lalu

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal