Kontroversi Kunjungan Pangeran William ke Israel dan Palestina

Anton Suhartono
Pangeran William (Foto: AFP)

"Yerusamel sudah menjadi ibu kota Israel sejak lebih dari 3.000 tahun. Tidak ada distorsi dalam dokumen briefing untuk kunjungan ini atau itu akan mengubah kenyataan," kata Menteri Urusan Yerusalem, Zeen Elkin, yang juga anggota partai berkuasa, Likud, dalam akun Twitter-nya.

Israel mengklaim seluruh bagian dari Yerusalem sebagai ibu kota abadi dan tak terpisahkan. Sementara Palestina menyebut Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan. Israel merebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur dari Yordania dalam perang enam hari pada 1967.

Israel lalu mencaplok Yerusalem timur sehingga memicu kecaman global. Langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional serta melanggar hukum internasional yakni resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB Tahun 1980.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 bulan lalu

Diam-Diam Raja Charles Kirim Utusan Bertemu Pangeran Harry, Berdamai?

Internasional
11 bulan lalu

Pangeran William Naik Tank ke Perbatasan Rusia, Pesan Tegas untuk Putin

Internasional
1 tahun lalu

Kate Middleton Selesai Kemoterapi Kanker: Jalan Menuju Sembuh Masih Panjang!

Seleb
2 tahun lalu

Pangeran William Ajak Anak Nonton Konser Taylor Swift, Ikut Joget dan Foto Selfie

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal