Korban Gempa Myanmar Kekurangan Makanan hingga Air Bersih

Aditya Pratama
Korban gempa Myanmar kekurangan makanan, air, hingga tempat berlindung setelah gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 mengguncang negara tersebut pada Jumat lalu. (Foto: AP)

MANDALAY, iNews.id - Korban gempa Myanmar kekurangan makanan, air, hingga tempat berlindung setelah gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 mengguncang negara tersebut pada Jumat lalu dan telah menewaskan lebih dari 2.700 orang. Perang saudara dapat mencegah bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut, korban gempa di wilayah yang paling parah terdampak berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti akses ke air bersih dan sanitasi.

Sementara itu, Komite Penyelamatan Internasional (IRC) menyebut, tempat berlindung, makanan, air, dan bantuan medis dibutuhkan di tempat-tempat seperti Mandalay, wilayah episentrum gempa.

"Setelah mengalami teror gempa bumi, orang-orang sekarang takut akan gempa susulan dan tidur di luar di jalan atau di lapangan terbuka," ucap seorang pekerja IRC di Mandalay melansir CNBC International, Rabu (2/4/2025).

Perang saudara di Myanmar telah mempersulit upaya untuk menjangkau korban yang terluka dan kehilangan tempat tinggal akibat gempa terbesar di negara Asia Tenggara itu dalam satu abad.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pelajar Indonesia Inisiasi Water Guardian dan Bangun Fasilitas MCK di Kemayoran

12 hari lalu

Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!

14 hari lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

17 hari lalu

Mendikti Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal