Korban Gempa Myanmar Kekurangan Makanan hingga Air Bersih

Aditya Pratama
Korban gempa Myanmar kekurangan makanan, air, hingga tempat berlindung setelah gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 mengguncang negara tersebut pada Jumat lalu. (Foto: AP)

Amnesty International mengatakan, junta militer perlu mengizinkan bantuan untuk menjangkau wilayah-wilayah negara yang tidak berada di bawah kendalinya. Kelompok pemberontak mengatakan, junta militer telah melakukan serangan udara setelah gempa bumi.

“Militer Myanmar memiliki praktik lama untuk menolak memberikan bantuan ke wilayah-wilayah tempat kelompok-kelompok yang menentangnya aktif,” ucap peneliti Amnesty International di Myanmar, Joe Freeman.

“Militer harus segera mengizinkan akses tanpa hambatan ke semua organisasi kemanusiaan dan menghapus hambatan administratif yang menunda penilaian kebutuhan,” katanya.

Kontrol ketat junta militer atas jaringan komunikasi dan kerusakan jalan, jembatan, dan infrastruktur lain yang disebabkan oleh gempa bumi telah memperparah tantangan bagi para pekerja bantuan.

Sementara itu di Bangkok, Thailand, tim penyelamat masih menyisir reruntuhan gedung pencakar langit yang belum selesai dibangun dan runtuh untuk mencari tanda-tanda kehidupan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pelajar Indonesia Inisiasi Water Guardian dan Bangun Fasilitas MCK di Kemayoran

12 hari lalu

Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!

14 hari lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

17 hari lalu

Mendikti Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal