Korban Jiwa dalam Serangan Rusia di Dnipro Jadi 44 Orang, Total 9.000 Warga Sipil Tewas sejak Invasi

Umaya Khusniah
Korban tewas akibat serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen di Kota Dnipro, Ukraina timur telah meningkat menjadi 44 orang. (Foto: Reuters)

Sementara itu, seorang pembantu senior presiden Ukraina, di hari yang sama, Selasa, melaporkan, lebih dari 9.000 warga sipil, termasuk 453 anak-anak, tewas di Ukraina sejak invasi Rusia Februari lalu.

"Kami telah mencatat 80.000 kejahatan yang dilakukan oleh penjajah Rusia dan lebih dari 9.000 warga sipil tewas, termasuk 453 anak-anak," kata Andriy Yermak, kepala staf kepresidenan Ukraina, di Forum Ekonomi Dunia di resor Davos, Swiss.

"Kami tidak akan memaafkan satu (tindakan) penyiksaan atau nyawa yang diambil. Setiap penjahat akan dimintai pertanggungjawaban," katanya. 

Dia menegaskan kembali, Ukraina menginginkan pengadilan internasional khusus untuk mengadili para pemimpin politik Rusia. Ukraina juga mengingingkan perbaikan atas kehancuran yang disebabkan oleh invasi Rusia.

Kantor komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia, pada hari Senin  mengatakan, lebih dari 7.000 warga sipil telah tewas di Ukraina sejak Rusia menginvasi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ombudsman Temukan Fasilitas Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Minta Imipas Bertindak

3 hari lalu

Tim Penyelam TNI AL Temukan 15 Jenazah Korban KM Virgo, Dievakuasi dari Bangkai Kapal

4 hari lalu

18 Korban Tewas Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 9 Sudah Teridentifikasi

4 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal