Korban Sipil Berjatuhan, Menhan Belanda Kecam Operasi Brutal Israel di Rafah

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Menhan Belanda Kajsa Ollongren (kanan) saat keduanya bertemu di Singapura, 3 Juni 2023. (Foto: Istimewa)

AMSTERDAM, iNews.id – Menteri Pertahanan Belanda, Kajsa Ollongren, mengkritik Israel atas operasi militer zionis di Rafah, Jalur Gaza Selatan. Dia menilai negara Yahudi itu gagal mencegah jatuhnya korban di kalangan warga sipil di wilayah Palestina itu.

“Saya pikir perang ini telah merenggut banyak nyawa warga sipil. Kami sudah katakan: Rafah adalah tempat di mana tidak mungkin melakukan aktivitas militer tanpa korban jiwa yang besar. Namun, itulah yang terjadi,” kata Ollongren kepada stasiun TV Belanda, NOS, Selasa (25/6/2024).

Menurut dia, Israel berbuat terlalu sedikit untuk mencegah jatuhnya korban di kalangan penduduk sipil Gaza, meski ada tuntutan dari komunitas internasional. Saat ini, peluang untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Palestina juga terlalu kecil.

“Israel masih harus bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan dan juga atas sudut pandang yang mereka pegang,” ucap Ollongren.

Menhan negeri kincir angin itu lantas mengutip ucapan panglima militer negaranya, Jenderal Onno Eichelsheim, yang menyebut bahwa Israel terbiasa menggunakan kekuatan yang tidak proporsional untuk mencapai tujuannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Militer Israel Hancurkan Markas Besar Badan PBB UNRWA di Yerusalem

Internasional
1 hari lalu

Cerita Paniknya Israel saat Trump Dilaporkan Akan Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Trump Ancam Macron dengan Tarif 200% jika Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
2 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
3 hari lalu

Dihukum Trump dengan Tarif 10% gegara Greenland, Belanda: Pemerasan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal