Korban Tewas akibat Demonstrasi Berdarah di Irak Jadi 31 Orang

Nathania Riris Michico
Seorang pemrotes memasang tanda V untuk kemenangan ketika kendaraan polisi antihuru-hara menghadang selama bentrokan di tengah-tengah demonstrasi. (FOTO: AHMAD AL-RUBAYE / AFP)

Hingga kini Abdel Mahdli lebih memilih berkomunikasi dengan pernyataan tertulis, bahkan ketika media pemerintah menyebut dia sudah bertemu dengan para pemimpin protes yang tidak disebutkan namanya.

Beberapa jam sebelumnya di Baghdad, kerumunan orang membengkak di sekitar kementerian minyak dan industri. Para demonstran berbondong-bondong menuju ke Tahrir Square di Baghdad.

"Kami akan terus berjalan sampai pemerintah tumbang," kata Ali (22), lulusan universitas yang menganggur.

"Saya tidak punya apa-apa selain 250 lira (0,20 dolar) di saku saya, sementara pejabat pemerintah memiliki jutaan," katanya, kepada AFP.

Sebagian besar demonstran membawa bendera Irak sementara yang lain memegang spanduk bertuliskan nama Hussein, tokoh yang dihormati dalam Islam Syiah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

19 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

22 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

24 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal