Korban Tewas Aliran Sesat Puasa Sampai Mati Jadi 336 Orang, Mendagri Kenya Minta Maaf

Anton Suhartono
Korban tewas aliran sesat di Kenya sudah mencapai 336 orang (Foto: Reuters)

NAIROBI, iNews.id - Korban tewas aliran sesat di Kenya terus bertambah, yakni 336 orang hingga Sabtu (17/6/2023). Dalam pencarian terbaru di hutan Shakahola, polisi menemukan 10 kuburan berisi jenazah.

Para korban, sebagian besar anak-anak dan remaja, merupakan korban aliran sesat yang meyakini berpuasa sampai meninggal akan masuk surga dan bertemu tuhan. Para korban meninggal akibat kelaparan.

Menteri Dalam Negeri Kenya Kithure Kindiki menyampaikan permintaan maaf seiring ditemukannya korban tewas baru sejak kasus ini muncul beberapa bulan lalu. Dia mengakui, kematian lebih banyak sebenarnya bisa dicegah dengan kewaspadaan yang lebih besar.

"Saya ingin meminta maaf kepada warga Kenya seperti disampaikan presiden kita. Jelas ada kelemahan dalam rezim pemerintah sebelumnya dan saat ini, yang sangat disayangkan menyebabkan banyak kematian warga di Shakahola," katanya, dikutip dari Anadolu.

Operasi pencarian korban, yang memasuki tahap ketiga sejak 2 pekan lalu, dihentikan sementara. Selanjutkan petugas akan fokus melakukan autopsi pada jenazah yang dikumpulkan di rumah sakit.

Ratusan mayat ditemukan di Hutan Shakahola, lokasi yang menjadi markas aliran sesat Gereja Internasional Kabar Baik yang dipimpin Pastor Paul Nthenge Mackenzie. Dia telah ditangkap dengan tuduhan memerintahkan para pengikutnya untuk berpuasa sampai meninggal.

Polisi juga mendalami motif lain di balik kasus ini yakni perdagangan organ karena beberapa korban dalam kondisi bagian dalam tubuhnya hilang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
4 jam lalu

Jadwal Buka Puasa Kota Bogor dan Sekitarnya 3 Maret 2026

Health
5 jam lalu

Manfaat Buah Semangka, Kembalikan Cairan Tubuh saat Puasa

Health
13 jam lalu

Kapan Anak Bisa Belajar Berpuasa? Ini Kata Ahli Gizi

Health
2 hari lalu

Bahaya Memaksakan Anak Berpuasa, Ahli Gizi Ingatkan Risiko Hipoglikemia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal